Tentang Saya

Assalamu’alaikum Wr. Wb,

Salam Kenal, dan Terima Kasih atas Kunjungan Anda ke Blog Sederhana ini.

Saya adalah Muhammad Agus Adrian, sampai dengan diterbitkannya tulisan ini saya berada di Kota Buntok, tepatnya di Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah yang merupakan Daerah Aliran Sungai Barito yang terkenal sampai ke Manca Negara, dan mempunyai sejarah panjang sepanjang aliran sungainya.  Sebuah daerah yang dianugerahi dengan kekayaan dan keindahan alam, kedamaian dan kerukunan warga masyarakatnya. Alhamdulillah, sudah 13 (tiga belas) tahun saya ada di sana, sejak 1 September 1998.

Saya, adalah putera Ketiga dari Ayah yang bernama H. Supli Turas, seorang pensiunan PNS di Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kelahiran Desa Sungai Banar, Amuntai. Dan, Ibunda Hj. Rohanna, seorang Ibu Rumah Tangga kelahiran Desa Kota Raja, Amuntai.  Saya dilahirkan di Kota Banjarbaru, tanggal 17 Agustus 1975 ketika Ayah saya sedang mengikuti Upacara Peringatan Detik2 Proklamasi di Lapangan Murdjani, Banjarbaru.

Masa kecil dan remaja saya habiskan di Kota Banjarbaru, keceriaan kanak-kanak saya kumpulkan pada sebuah taman, yang bernama TK. Ar-Rakhmaniyah, Banjarbaru.  Raut Wajah Ibu dan Bapak Guru masih terbayang di ingatan, walaupun mungkin Wajah Beliau mengalami perubahan karena waktu, namun insya Allah saya berharap masih dapat mengenali wajah namun saya mungkin lupa dengan nama.

Setelan Kuning-Hijau sepertinya masih trendi dikenakan oleh adik-adik yunior saya, begitu pula dengan gedung sekolahnya, masih seperti dulu.  Hal ini mengingatkan kepada teman-teman, yang lagi-lagi saya hanya mampu menerawang wajah-wajah kecilnya tanpa mampu menyebutkan nama-nama.  wajah-wajah mereka seringkali menghias di dalam mimpi-mimpiku, bahkan mungkin sampai dengan akhir hayat nanti.

Masa Sekolah Dasar selama 6 (enam) tahun, saya tuntaskan di SDN Tunas Harapan yang kemudian berganti nama menjadi SDN Banjarbaru Utara 3, entah saya lupa perubahan itu ketika saya di kelas berapa.  Sekolah yang menyimpan segudang mimpi dan harapan sebagaimana namanya Tunas Harapan, maka tunas-tunas harapan begitu subur tumbuh dan berkembang di sekolah yang halamannya dialiri sungai kecil dengan air yang jernih dan sejuk dibawah rimbun pepohonan, dihiasi kincir angin raksasa peninggalan masa lalu yang berderit-derit penuh karat ketika berputar ditiup angin.

Memang semuanya tinggal menjadi kenangan, hanya wajah-wajah mulia Guru yang sering singgah di dalam mimpi, seringai nakal teman-teman yang selalu terbayang, kepolosan dan keluguan kanak-kanak yang sering dirasakan hilang tertekan tekanan hidup dewasa.

Sekolah Dasar ku yang permai kini hanya ada dalam kenangan, mimpi-mimpi, wujud bangunannya sedikit berubah, yang dulu hanya satu lantai sekarang dua lantai, dulu hamparan halaman terasa luas untuk bermain sepak bola dan camping waktu pramuka, yang hanya dipagari pepohonan dan sepeda onthel pedagang es dan mainan, sekarang telah terbatasi oleh pagar tembok halaman.  Dulu, jelas terdengar derit karatan kincir angin dan tulisan lantang di belakangnya “…COMET…”, namun sekarang hanya tinggal kincir angin mainan sebagai gantinya.

Masa galau keremajaan saya rasakan di SMP Negeri 2 Banjarbaru, kegamangan meninggalkan masa kanak-kanak ke remaja sungguh membuat seorang anak ingusan ini menjadi kurang dapat “terkendali”.  Keinginan untuk cepat dewasa yang tidak terkejar oleh “lambatnya” pertumbuhan menyebabkan kegalauan dan kerancuan tindak seorang remaja yang memiliki julukan “top” di sekolahnya, yaitu Theo, yang diambil dari tokoh serial the Huxtable, the Cosby show yang tayang di stasiun televisi satu-satunya pada waktu itu, namun sering di plesetkan menjadi “beo” ini.

Bagaimanapun, kehidupan berjalan terus dan anak manusia ini tetap dapat menikmati hidup remajanya dengan baik dan alhamdulillah tidak celaka.  Semua berkat anugerah Allah swt, Orang Tua, Kakak dan Adik, Keluarga, Guru-guru yang selalu memuliakan pribadi ini…Sungguh, semoga Allah swt yang Maha Pengabul Doa membalas kebaikan dan kemurahan Beliau-beliau semuanya.  Amien.

Kegalauan masa SMP berlanjut di awal masa SMA, di sebuah SMA Negeri yang memiliki view dan aroma Hutan Pinus.  Sungguh SMAN 2 Banjarbaru adalah kenangan abadi yang indah dan mengukuhkan jati diri.  Grafik kegalauan menurun, hati menjadi lebih mantap menginjak masa kelas 2 SMA, sehingga hari-hari menjadi lebih kondusif untuk mempersiapkan masa depan yang lebih bermakna.  Sukses SMADA, jayalah selamanya.

Lulus melewati kegalauan, stabil dimasa remaja sungguh sangat mendukung kesuksesan selanjutnya.  Layaknya perahu yang mengikuti arus, segala rintangan terasa mudah dilewati, saya berencana melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan mengikuti UMPTN dan Test Mahasiswa Ikatan Dinas STPDN Jatinangor.  Pertama kali lulus di FISIP Unlam Banjarmasin, sempat numpang di kos Kakak menikmati hidup sebagai mahasiswa keluar dari rumah yang damai sempat menimbulkan kegalauan dalam hati, tidak beberapa lama setelah selesai mengikuti Penataran P4di FISIP UNLAM dan besok harinya diwajibkan mengikuti OPSPEK, saya dipanggil untuk berangkat ke Jatinangor mengikuti Pendidikan yang setelah tiba di sana baru saya tahu bahwa pendidikan ini adalah pendidikan semi militer.

Sungguh, Tuhan adalah Maha Perencana.  Dengan Indah dan Sempurna Dia memberikan rahmatNya selangkah demi selangkah sehingga jiwa yang menerimanya lapang dan siap menikmati hidangan rencanaNya.  Pendidikan di Kesatriaan STPDN Jatinangor adalah nikmat Allah swt yang saya terima dengan baik, kegiatan-kegiatan disana seakan-akan menempa seperti api yang mencairkan besi, angin yang menerbangkan debu hingga ke gurun. Seperti samudera yang airnya menguap lalu menjadikannya hujan, untuk kemudian menumbuhkan benih-benih, mengairi ladang dan sawah, membasahi padang yang gersang. Sungguh, Allah yang mengeluarkan makhluk dari tiada menjadi ada, yang sangat mencintai dan memelihara, yang membuka khazanah rakhmat.  Maha Suci Allah dan segala puji hanya untuk MU.

Pendidikan di STPDN saya akhiri dengan perjanjian yang sangat kukuh, bukan perjanjian/sumpah yang dibacakan Presiden Habibie ketika Pelantikan kami di Kesatriaan STPN dalam suatu upacara resmi, tetapi perjanjian yang saya buat dengan seorang wanita di sebuah Mesjid di alun-alun desa Genteng Kecamatan Dawuan, Majalengka.  Yaitu perjanjian untuk mengikatkan diri dalam sebuah biduk rumah tangga.  dan, Alhamdulillah walaupun jelas bagi kami terpaan kencang yang seringkali menghantam selama 13 tahun lebih ini, namun ALLAH, Orang Tua, Dua orang Putri kami, yang sampai dengan penulisan kalimat-kalimat ini tetap siaga, waspada bersama kami berdua menjaga biduk kecil ini untuk tetap berjalan dalam kondisi yang cukup untuk berlayar mengantarkan anak-anak kami ke gerbang pelabuhan hati mereka.  Walaupun, samudera ini masih belum memperlihatkan setitik hitam daratan namun kami selalu berdo’a semoga daratan yang akan disinggahi adalah daratan yang terbaik, dan terindah dari semua daratan yang ada.  amien.

Hampir seribu kata sudah saya tuliskan, mungkin terlalu banyak sehingga membingungkan Anda, pembaca.  Saya mohon maaf, sungguh dengan menuliskan ini saya ingin bernostalgia walaupun tidak seluruhnya dapat dituliskan, karena biarpun air di semua lautan dan samudera di bumi ini dijadikan tinta tetap tidak akan mampu menyelesaikan tulisan rahmat Nya walaupun hanya kehidupan seorang makhluk ciptaanNya, namun ijinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Dosen, guru-guru besar saya di FISIP Universitas Indonesia, dan program studi S2 Sosiologi yang telah membagikan ilmunya kepada saya yang bodoh ini, sehingga saya akhirnya selain menjadi Ahli Pemerintahan (AP) juga menjadi Magister of Science (M.Si) pada Sosiologi Universitas Indonesia yang mempunyai nama besar, sehingga saya merasakan kebanggaan menjadi warga akademik Universitas Indonesia.

Terima Kasih, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

m. agus adrian

My Links :

web blog : http://www.abangagus75.wordpress.com

OR http://www.adrian_agus75@yahoo.com

Facebook muhammad agus adrian.

6 thoughts on “Tentang Saya

  1. ass. pak agus.., saya pns struktural gol II/a ijazah sma, cpns tmt 01-01-2008, pns 01-09-2009 sebelum diangkat saya sedang kuliah s1 pendidikan ekonomi akuntansi tahun 2006 dan lulus tahun 2010 yg saya tanyakan bisakah ijazah s1 saya disesuaikan…trimakasih..wassalam

  2. Assalamu alaikum Pak Agus…., Perkenalkan nama sy suryanto (Banjarnegara, 2 Oktober 1968) alhamdulillah saya akhirnya diangkat pns guru pemda dki jakarta tahun 2011 golongan IIb. Sebelumnya sy sudah mengajar honor di daerah dari tahun 1987 dengan modal ijazah pendidikan guru agama negeri (PGAN tamat 1987), masih guru honor di jakarta sambil melanjutkan D-2 PGSD IKIP jakarta tamat 1997, tamat S-1 PGSD UNJ tamat 2011, dan sekarang sedang S-2 pendidikan dasar di pasca UNJ.
    Mengingat saya dan banyak teman2 prajab saya yang nasibnya sama sampai sekarang masih golongan IIb dan IIc bagaimana agar saya dan teman2 bisa penyesuaian ijazah menjadi IIIa.
    Saya tahun 2012 sudah daftar ikut PI di BKD DKI melalui dinas pendidikan DKI namun sampai saat ini belum ada panggilan.
    Saya mohon saran dan petunjuk agar nasib dan hak2 saya dan teman2 sbg PNS tidak dirugikan? Terimakasih. Jazakumullah khairan kasyiran.

  3. Salam kenal buat Pak Agus,
    Assalamualaikum,wr.wb……Perkenalkan nama saya Tengku Rizal dan bekerja di BUMD yaitu PDAM ada yang ingin saya tanyakan kepada pak agus yang pertama apakah peraturan kepegawaian PNS sama dengan peratura pegawai BUMD dan yang kedua saya bertanya sambil berceruita kepada bapak yaitu,saya mulai bekerja tahun 1983 dengan ijazah SMA dan pankat 2 – A selama bekerja saya bebrapa kali naik golongan terakhir saya naik golongan pada tanggal 1 Juli 2005 dengan golongan di PNS 3 – A .
    Pada tahun 2007 saya masuk kuliah diperguruan tinggi swasta dan lulus pada tahun 2011 setelah saya menerima ijazah S – 1 tersebut saya laporkan keinstansi tempat saya bekerja lalu tahun 2012 saya mengikuti ujian psikotes penyesuaian ijazah dan saya dinyatakan lulus dengan kelulusan tersebut saya tidak mendapat keuntungan apapun baik penghasilan ataupun golongan karena penghasilan saya tetap tidak bertambah dan golongan saya juga tetap 3 – A padahal masa golongan 3 – A saya tersebut sudah berumur lebih kurang 7 tahun. yang ingin saya tanyakan apabila penyesuaian ijazah S – 1 kalau sudah golongan 3 – A tidak bisa dinaikan golongannya.
    mohon penjelasanya dari Bapak ,Terimakasih ( saya menunggu balasannya )

    • Wa’alaikum salam, salam kenal juga Pak.
      Aturan penyesuaian ijazah sbgmn yg diatur dlm pp 99/2000 jo pp 12/2002 mengatur untuk kenaikan pangkat PNS, sedangkan untuk kenaikan pangkat pegawai BUMD diatur oleh BUMD dengan berpedoman pada Perda, bisa saja sama dg aturan kepegawaian yang berlaku bagi PNS namun tidak tertutup kemungkinan juga berbeda. tergantung peraturan dan kebijakan yang berlaku di BUMD.
      Terimakasih.

  4. Assalamualaikum…..salam kenal pak
    Saya cpns TMT thn 2000 bidkes… gol II a ,tahun 2004 lulus s1 ekonomi…dan tahun 2005 pindah ke ibu kota propinsi dan tdk bisa
    Mendapatkan penyesuaian ijazah krn tidak ada ijin belajar..komdis oleh bed setempat cianjur kuliah kembali di bid kesehatan.tahun 2014 lulus s1 dgn gelar SKM dan ada ijin belajar…pangkat sekarang III a hampir 2 thn…apakah sy bs penyesuaian ijazah dan mndpt kenaikan pangkat …makasih pak wasalam

  5. Assalamualikum Wr Wb
    Saya CPNS 2005 S1 di kantor camat, tahun 2006 setelah PNS diperbantukan di sebuah Sekolah Tinggi Swasta dengan keluar Nota Dinas dari BKD, tahun 2007 pihak mengirim saya untuk melanjutkan S2 dengan surat tugas belajar dari Ketua Sekolah Tinggi tersebut namun surat tersebut telah ditembuskan ke BKD dll, selesai sekolah tahun 2010 pihak BKD belum menerbitkan Surat Tugas Belajar dan surat dari sekolah instansi tersebut tidak diakui oleh BKD untuk kenaikan pangkat, sampai sekarang tahun 2015 belum diterbitkan Surat Tugas Belajar oleh BKD, sedangkan untuk kenaikan pangkat saya memakai kenaikan pangkat reguler bagaimana solusinya supaya gelar S2 saya nanti bisa digunakan untuk kenaikan dari IIId ke IVa
    Makasih banyak pak.
    Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s