Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) DT/TT

Sosialisasi BIAS DT/Td wilayah Kecamatan Banjarbaru Utara diselenggarakan pada tanggal 1 Desember 2012 bertempat di SDIT Insan Tama Jalan Pondok Bambu Komp. Kampus Insan Tama Kelurahan Loktabat Utara. Adapun kegiatan BIAS DT/Td untuk siswa kelas I, 2 dan 3 diwilayah Kecamatan Banjarbaru Utara akan diseleggarakan pada tanggal 29 November sampai dengan 11 Desember 2012.
Bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) DT = Difteri, TT= Tetanus. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemerintah sebagai pelaksanaan SKB 4 Menteri (Mendikbud, MenAg, Menkes dan Mendagri Nomor 0408b/u/1984, Nomor 319a.Menkes/SKB/VI/1984, Nomor 74/TH/1984 dan Nomor 61 Tahun 1984 tentang TPUKS.
Imunisasi yang diberikan adalah DT dan Tt berfungsi untuk mendapatkan imunitas / kekebalan anak selama 25 tahun.
Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru mendukung program BIAS DT/Td ini dilaksanakan karena ini merupakan pelaksanaan dari amanat SKB 4 Menteri dan untuk menghasilkan peserta didik yang sehat dan siap untuk menerima pembelajaran. Dan sekolah sebagai tempat berkumpulnya sebagian besar masyarakat dari kelompok usia muda rentan menjadi sumber penularan penyakit. Maka melalui imunisasi inilah diharapkan generasi muda yang berada disekolah terlindungi dari penyakit menular tersebut.
Memang ada berbagai pendapat mengenai imunisasi, ada yang menerima dan ada yang menolak. Di beberapa sekolah sebelumnya meminta tanggapan dari orang tua murid, apakah setuju atau tidak setuju anaknya di imunisasi. Yang tidak setuju maka anaknya tidak diberikan imunisasi ketika pelaksanaan BIAS TD/Tt. Artinya tidak ada unsur paksaan dalam hal ini, keputusan untuk imunisasi diserahkan kepada orang tua masing-masing.
Namun perlu diingat, bahwa imunisasi ini adalah untuk mencegah terjadinya wabah penyakit. Jadi ada kemungkinan dengan menolak imunisasi yang rugi bukan anak sendiri, tetapi kita membahayakan anak lain. Karena sifat penyakit itu menularkan kepada orang lain.
Memang ada keraguan dan kebimbangan sebagai orang tua mengenai kejelasan manfaat dan halal haramnya vaksin yang digunakan dalam imunisasi ini. Oleh karena itu Dinas Kesehatan dan Puskesmas serta dari MUI maupun Kemenag yang hadir kiranya dapat memberikan penjelasan yang terang benderang sehingga tidak ada lagi keraguan dan kebimbangan orang tua murid untuk menerima atau menolak program imunisasi ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s