Mengembalikan Buntok sebagai kota pelajar

Kota Buntok pernah mendapatkan predikat sebagai kota pelajar di wilayah DAS Barito pada tahun 1960-an, dinamika kehidupannya pun diwarnai oleh pelajar dari berbagai daerah sekitar DAS Barito.  Apabila waktu sekolah akan terasa ramai dengan pelajar berjalan kaki maupun bersepeda menuju dan pulang dari sekolah.  Kontras dengan suasana liburan maka Kota Buntok terasa sepi, ditinggalkan warganya yang sebagian adalah pelajar yang kembali ke kampung halamannya.

Saat ini ada keinginan untuk mengembalikan Buntok sebagai kota pelajar, namun tantangan saat ini tentu lebih tinggi daripada masa sebelumnya, saat lalu mungkin cukup dengan mendirikan beberapa Sekolah Lanjutan sudah dapat menarik minat para pelajar, tuntutan saat ini bukan hanya kuantitas sekolah maupun perguruan tinggi juga keharusan adanya sekolah dan perguruan tinggi yang berkualitas, serta lingkungan belajar yang kondusif.

Dengan keadaan sekarang dimana hanya ada 2 (dua) perguruan tinggi yaitu STIE Dahani Dahanai dan STAI Al Ma’arif yang masih “berjuang” untuk hidup dan berupaya meraih pengakuan berupa akreditasi, memang masih belum memadai untuk mendapatkan predikat kota pelajar.  Belum lagi kendala lain seperti kemahalan harga tanah di dalam kota mengakibatkan sulitnya membangun sekolah/PT yang refresentatif dan strategis.  Serta banyak hal lain yang masih kita rasakan belum dimiliki, namun dengan keinginan kuat dan komitmen seluruh lapisan masyarakat yang didukung oleh Pemerintah Daerah, kiranya cita-cita itu masih mungkin diwujudkan.

Untuk itu, Pemerintah Daerah harus serius dalam mendukung upaya STIE Dahani Dahanai dan STAI Al-Maarif Buntok memperoleh Akreditasi dan meningkatkan kualitas perguruan tingginya selain melanjutkan pembangunan dan penataan sekolah tingkat dasar dan lanjutan.

Mudah-mudahan cita-cita ini dapat terwujud, Amien.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s